Makalah Komunikasi Aria Bima: Perencanaan dan Strategi Komunikasi dalam Proses Pengambilan Keputusan di DPR RI

Perencanaan dan Strategi Komunikasi dalam Proses Pengambilan Keputusan di DPR RI : Tinjauan terhadap Proses Komunikasi Politik dalam Pembahasan Rancangan Undang-undang menjadi Undang-undang

Komunikasi politik dalam proses pembahasan RUU sampai dengan pengambilan keputusan pengesahannya menjadi UU membutuhkan proses yang panjang yang tidak selamanya berjalan secara lancar. Benturan kepentingan dari para pihak bukan hal yang mustahil. Proses pembahasan UU sejatinya merupakan wujud dari komunikasi negosiasi multipihak yang terdiri dari Presiden selaku pemerintah – dalam hal ini diwakili menteri terkait atau pejabat lain yang ditunjuk – fraksi-fraksi sebagai representasi kekuatan politik di DPR, dan para pemangku kepentingan terkait lainnya. Upaya setiap fraksi supaya kepengannya diakomodasi dalam ketentuan dan pasal-pasal dalam UU yang dibahas membutuhkan keandalan strategi komunikasi politik.

Continue reading “Makalah Komunikasi Aria Bima: Perencanaan dan Strategi Komunikasi dalam Proses Pengambilan Keputusan di DPR RI”

Makalah Komunikasi Aria Bima: Perspektif Komunikasi dari Generasi ke Generasi dalam Konteks Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Informatika

Tidak ada definisi tunggal ihwal komunikasi. Dari beragam pengertian atau definisi tentang komunikasi. Deddy Mulyana menyatakan tidak ada definisi komunikasi yang benar ataupun yang salah. Komunikasi adalah suatu proses yang tidak akan berakhir seiring sejalan dengan keberadaan manusia. Dengan demkian definisi tentang komunikasi juga akan terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.

Continue reading “Makalah Komunikasi Aria Bima: Perspektif Komunikasi dari Generasi ke Generasi dalam Konteks Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Informatika”

Makalah Komunikasi Aria Bima: Demokrasi Pancasila dan Implementasinya Dalam Penyelenggaraan Negara dan Pemerintahan

Pergantian sistem demokrasi di Indonesia telah berlangsung bolak-balik antara sistem presidensial ke parlementarian, kembali ke presidensial lagi. Peralihan sistem tersebut membawa pengaruh kurang baik baik bagi konsolidasi demokrasi.

Distorsi demokrasi yang terjadi pada Demokrasi Terpimpin yang mengarah pada pemusatan kekuasaan di satu tangan, serta pelanggengan kekuasaan berlindung di balik sakralisasi konstitusi pada sistem Demokrasi Pancasila di masa Orde Baru, membutuhkan upaya yang tidak mudah bagi pelurusan Demokrasi Pancasila yang sesuai dengan harapan rakyat pasca Reformasi 1998.

Continue reading “Makalah Komunikasi Aria Bima: Demokrasi Pancasila dan Implementasinya Dalam Penyelenggaraan Negara dan Pemerintahan”

Makalah Komunikasi Aria Bima: Sebaran Hoaks sebagai Masalah Komunikasi

Hoaks atau berita bohong sebarannya mulai merebak seiring dengan percepatan perkembangan teknologi komunikasi. Keberadaan media sosial dan semakin terjangkauanya harga smartphone, telah menyebabkan pengguna internet di Indonesia menduduki peringkat kelima terbesar di dunia dari segi jumlah. Jumlah yang demikian besar tersebut ternyata tidak diimbangi derajad literasi media maupun literasi informasi.  Hoaks banyak beredar melalui media sosial.Rendahnya derajad literasi media dan literasi informasi telah membuat mereka mengalami kesulitan untuk membedakan apakah suatu informasi itu berdasar fakta dan telah terverifikasi dan terkonfirmasi kebenarannya, atau sekadar hoaks atau berita palsu.

Continue reading “Makalah Komunikasi Aria Bima: Sebaran Hoaks sebagai Masalah Komunikasi”

Makalah Komunikasi Aria Bima: Retorika, Seni Berbicara, dan Sejarahnya

Retorika adalah ilmu dan seni dalam berbicara, mengatur komposisi kata, menyampaikan atau mengajak orang lain sehingga mudah dipahami dan diterima pendengar serta terkesan atas apa yang diucapkannya. Retorika dalam bahasa Inggris disebut rhetoric, dalam bahasa latin rethorika dan dalam bahasa Yunani yakni rethor yang artinya ilmu berbicara, seni bicara atau mahir berbicara.

Retorika merupakan bentuk komunikasi di mana seseorang menyampaikan buah pikirannya baik lisan maupun tertulis kepada hadirin yang relatif banyak dengan pelbagai gaya dan cara bertutur, serta selalu dalam situasi tatap muka (face to face) baik langsung maupun tidak langsung.

Continue reading “Makalah Komunikasi Aria Bima: Retorika, Seni Berbicara, dan Sejarahnya”

Makalah Komunikasi Aria Bima: Waktu (Kronemika), Komunikasi Politik dan Penyelenggaraan Negara

Komunikasi politik terus berlangsung tanpa henti seiring dengan keberadaan penyelenggaraan negara. Komunikasi politik terjadi pada berbagai segmen dan tingkatan dengan berbagai jenis pelakunya. Komunikator politik bisa seorang pejabat negara, politisi, atau orang-orang yang memiliki ketertarikan terhadap politik dan komunikasi politik. Frekuensi komunikasi politik meningkat ketika terjadi peristiwa yang sebenarnya terjadi secara rutin dan berkala, seperti rangakaian penyelenggaraan pemilu dan pilpres beserta peristiwa ikutannya, maupun peristiwa yang memiliki magnitude politik besar.

Continue reading “Makalah Komunikasi Aria Bima: Waktu (Kronemika), Komunikasi Politik dan Penyelenggaraan Negara”

Makalah Komunikasi Aria Bima: Agenda Setting Penyebaran Hoaks di Media Sosial pada Masa Pandemi Covid-19

Penelitian imitasi adalah penelitian replikasi yang menggunakan proposisi dan rancangan yang persis sama seperti yang digunakan penelitian sebelumnya. Sebutan lain untuk penelitian imitasi: exact replication, precise replication, strict replication.

Riset yang menjadi acuan untuk direplikasi adalah AGENDA SETTING PENYEBARAN HOAKS  DI MEDIA SOSIAL Oleh Christianity Juditha, peneliti Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Manado Jl. Pumorrow 76, Kota Manado, Sulawesi Utara, 95126, Indonesia.

Continue reading “Makalah Komunikasi Aria Bima: Agenda Setting Penyebaran Hoaks di Media Sosial pada Masa Pandemi Covid-19”

Selamat Harlah ke-95 Nahdlatul Ulama

Dalam kurun waktu lama, Nahdlatul Ulama konsisten menjaga dan membina kerukunan masyarakat Indonesia dengan secara moderat, seimbang dan toleran.

Untuk itu, dalam harlah ke-95 tahun ini, tentu rasa syukur disampaikan serta harapan dikembangkan untuk menghadapi dinamika problematika dalam masyarakat yang kian beragam. Kita terus bersama Nahdlatul Ulama membangun kebersamaan.

#PDI Perjuangan

Makalah Komunikasi Aria Bima: Kebebasan Media dalam Demokrasi Kita

Tentang kebebasan media. Dalam praktik politik dan penyelenggaraan negara modern dikenal adanya empat pilar penyangga demokrasi (four estates of democracy), yakni eksekutif, legislatif, yudikatif, dan kebebasan pers. Tiga pilar pertama adalah penyelenggara negara, sedang pilar keempat (the fourth estate) adalah kebebasan pers (freedom of the press) yang menjalankan fungsi kontrol terhadap tiga pilar lainnya selaku penyelenggara negara.  Kredo tentang empat pilar penyangga demokrasi, tampaknya harus dikaji ulang karena pers dan media siaran kini bukan lagi gate keeper yang memiliki kemampuan untuk mengatur dan mengendalikan arus  informasi seiring dengan dengan revolusi teknologi komunikasi dan informatika.

Continue reading “Makalah Komunikasi Aria Bima: Kebebasan Media dalam Demokrasi Kita”