Bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kembali mengguncang kita sebagai bangsa. Rumah-rumah hanyut, jembatan runtuh, ratusan saudara kita wafat, dan banyak yang masih dinyatakan hilang.
Continue reading “Duka Aceh – Sumatera; Seruan Untuk Kebersamaan Kita Semua”Kodifikasi Pemilu Sebagai Kesiapan Sistem; Menyatukan Aturan, Meneguhkan Arah Demokrasi
Kodifikasi aturan kepemiluan tidak hanya menyatukan regulasi dalam satu payung hukum, tetapi juga memastikan kepastian norma, kemudahan penyelenggaraan, dan stabilitas bagi peserta serta pemilih.
Dengan kerangka yang utuh, penyelenggara memiliki panduan yang jelas, sementara rakyat dapat mengikuti perjalanan suaranya tanpa kebingungan.
Continue reading “Kodifikasi Pemilu Sebagai Kesiapan Sistem; Menyatukan Aturan, Meneguhkan Arah Demokrasi”Merawat Jalan Sunyi Demokrasi, Kodifikasi RUU Pemilu dan Masa Depan Kedaulatan Rakyat
Demokrasi tidak berhenti di bilik suara. Suara rakyat membutuhkan kepastian arah agar benar-benar kembali hadir sebagai keputusan yang mencerminkan kehendak publik.
Dalam video ini kita membahas urgensi kodifikasi aturan kepemiluan, penyatuan payung hukum agar perjalanan suara rakyat tidak terputus dan kepercayaan publik kembali terjaga.
Continue reading “Merawat Jalan Sunyi Demokrasi, Kodifikasi RUU Pemilu dan Masa Depan Kedaulatan Rakyat”Radya Pustaka: Cermin Ingatan, Cahaya Peradaban
Di tengah hiruk pikuk Kota Surakarta, berdiri sebuah ruang sunyi yang menyimpan napas kebijaksanaan.
Museum Radya Pustaka bukan sekadar bangunan tua, ia adalah cermin bangsa, tempat ingatan beristirahat dan ilmu pengetahuan dijaga agar tak hilang ditelan zaman.
Continue reading “Radya Pustaka: Cermin Ingatan, Cahaya Peradaban”Sumpah Pemuda, Ruang Batin yang Menyatukan Kita
Dalam monolog ini, saya mengajak semuanya untuk menelusuri makna terdalam dari Sumpah Pemuda, yang mana Sumpah Pemuda bukan sekadar tanggal dan ikrar, tetapi keputusan batin untuk bersatu sebagai sesama anak bangsa.
Dari mufakat hingga gotong royong, dari perbedaan hingga persaudaraan, inilah perjalanan hati yang membentuk Indonesia.
Continue reading “Sumpah Pemuda, Ruang Batin yang Menyatukan Kita”Transfer ke Daerah Dipangkas; Efisiensi atau Risiko Baru?
Penurunan Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026 menjadi Rp. 650 triliun, turun drastis dari Rp. 919,9 triliun tahun sebelumnya.
Angka ini bukan sekadar statistik, tapi cermin dari arah kebijakan, keseimbangan fiskal, dan tantangan nyata di lapangan.
Continue reading “Transfer ke Daerah Dipangkas; Efisiensi atau Risiko Baru?”Solo Dalam Lintasan Waktu, Ketika Sejarah Menjadi Ruang Hidup
Ini adalah perjalanan saya menyusuri jejak panjang Kota Solo, dari denyut sejarah kerajaan, tradisi budaya yang lekat di setiap sudut keraton, hingga wajah modern yang tumbuh sebagai kota dinamis penuh cerita.
Continue reading “Solo Dalam Lintasan Waktu, Ketika Sejarah Menjadi Ruang Hidup”Subsidi Bukan Sekadar Angka, tapi Nadi yang Menghidupi
Ada suara yang datang dari desa dan pesisir negeri ini, suara petani dan nelayan yang kesulitan mengisi bahan bakar untuk traktor dan kapal mereka.
Padahal, sektor pertanian dan perikanan adalah penerima hak BBM bersubsidi yang seharusnya dilindungi. Masalahnya bukan pada aturan, tetapi pada pelaksanaan di lapangan.
Continue reading “Subsidi Bukan Sekadar Angka, tapi Nadi yang Menghidupi”Makan Bergizi Gratis: Investasi Bangsa Bukan Sekadar Bantuan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar bagi-bagi makanan.
Ini adalah ikhtiar besar bangsa untuk memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Continue reading “Makan Bergizi Gratis: Investasi Bangsa Bukan Sekadar Bantuan”Wayang Orang Sriwedari | Napas Panjang Tradisi dan Martabat
Di balik gemerlap hiburan modern, Wayang Orang Sriwedari berdiri teguh sebagai salah satu ikon seni pertunjukan Jawa yang berusia lebih dari satu abad.
Panggung ini bukan sekadar tontonan, tetapi napas panjang tradisi, tempat nilai-nilai luhur dan martabat budaya diwariskan dari generasi ke generasi.
Continue reading “Wayang Orang Sriwedari | Napas Panjang Tradisi dan Martabat”