Dalam kunjugan ke KPU Boyolali, KPU Boyolali memaparkan bahwa saat ini pihaknya terus melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB).
Jika pada Pemilu 2024 terdapat 1.592 TPS di Boyolali, pada Pemilu 2029 diprediksi akan menambah 165 TPS baru untuk mengantisipasi penambahan jumlah pemilih baru.
Isu menjadikan KPU sebagai tim adhoc dirasakan cukup menggangu psikis tim di lapangan karena ada kesan bahwa setelah Pemilu, KPU dan perangkat kerjanya tidak lagi ada kerjaan, padahal masih sangat banyak yang bisa dilakukan.

Menanggapi itu, Komisi II DPR RI sejauh ini mendukung pelembagaan KPU. Dibutuhkan kreativitas agar KPU tidak ’di-adhock-kan’. Untuk itu, maka KPU baik di pusat maupun daerah harus terus melakukan kerja-kerja turun langsung ke lapangan terutama pendidikan politik bagi pemilih demi peningkatan kualitas demokrasi. Terutama adalah pendidikan politik ke Milenial dan Gen-Z yang rata-rata berada pada situasi ‘post-truth democracy’.





