Strategi Pemenangan Ganjar Pranowo Sesuai Perintah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri: Turun ke Bawah, Ambil Hati Rakyat dengan Mendengar Apa Maunya Rakyat untuk Pemerintahan ke Depan

Prime Time News MetroTV bersama  Zilvia Iskandar, Yunarto Wijaya dan Arwani Thomafi

PDI Perjuangan tidak terganggu dengan persoalan apakah harus mengumumkan capres-cawapres pada saat-saat akhir. Saat ini, perintah yang ditegaskan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri adalah perintah terus turun ke bawah menjelaskan door to door, dari pintu ke pintu, menjelaskan keinginan membangun Indonesia ke depan melalui capres Ganjar Pranowo.

Strateginya adalah mensosialisasikan capres Ganjar Pranowo sekaligus mengambil hati rakyat, mendengarkan apa maunya rakyat pemerintahan ke depan. Mengenai hal yang menyangkut calon wakil presiden, para ketua umum partai pengusung pasti mendengarkan kehendak publik dan juga berhitung kalkulasi politik, siapa yang paling pas mendampingi untuk memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI 2024-2029.

Kriteria bakal calon wakil presiden Ganjar Pranowo yang saat ini muncul dalam tiga nama di media, dan bisa juga akan muncul nama-nama lain, tak lepas dari kredibilitas, kapabilitas, intelektualitas, konsistensi, representasi dan elektabilitasnya. Partisipasi politik masyarakat yang saat ini semakin dewasa dengan berbagai pemahaman rasional harus diapresiasi.

Keputusan bacawapres ini sangat penting sebagai variabel menentukan kemenangan bacapres Ganjar Pranowo. Terkait nama Mahfud MD, ini karena konsistensi dan kapasitas beliau, termasuk menyuarakan persoalan di masyarakat mengenai pentingnya tatanan pemerintahan yang bersih. Kita tahu, setiap Mahfud MD memberi pernyataan ke publik, masyarakat selalu memberikan apresiasi positif, karena masyarakat menginginkan pemilu menghasilkan pemerintahan bersih. Figur Mahfud MD cukup representatif dalam merepresentasikan pemerintahan yang bersih dan antikorupsi.


Masing-masing kandidat punya kelebihan masing-masing dan juga punya perbedaan sendiri-sendiri, di sinilah ‘crosscutting’ pemikiran narasi publik semakin mengerucut pada figur Mahfud MD, Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno.

Peran Bu Mega sangat besar. Sejak Pilpres 2014 dan 2019 jelas sekali terlihat bahwa pembicaraan antar partai pengusung bukan soal partai-partai mendapatkan apa dan siapa yang dicalonkan, tapi bagaimana kedua sosok itu mampu menyelesaikan berbagai persoalan bangsa ke depan, serta melanjutkan pembangunan dengan lebih cepat sesuai fondasi pembangunan yang diletakkan telah diletakkan Presiden Jokowi. Hal itu lebih penting, meski juga tidak menutup variabel bahwa kandidat cawapres diharapkan mampu memberikan dukungan pemenangan bagi Ganjar Pranowo.

Selengkapnya di

#PDIPerjuangan

#MEnangkanGAnjar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *