Mengapa Megawati Ingatkan Jangan Seperti Orde Baru?

Untuk memahami apa yang disampaikan Bu Mega, kita harus lihat background beliau, selain sebagai ketua umum PDI Perjuangan, juga sebagai negarawan cukup lama makan asam garam politik dan pernah mengalami represi dari pemerintahan berkuasa. Bu Mega tahu betul bagaimana orang yang mabuk kekuasaan di zaman Orde Baru. Bu Mega tahu betul kekuasaan dan situasi dalamnya Istana.

Continue reading “Mengapa Megawati Ingatkan Jangan Seperti Orde Baru?”

Merespon Pidato Megawati: Kecurangan Pemilu Terlihat Mulai Terjadi Lagi

Sapa Indonesia Malam Kompas TV bersama Liviana Cherlisa dan Dahnil Anzar Simanjuntak. Merespon Pidato Megawati: Kecurangan Pemilu Terlihat Mulai Terjadi Lagi

Kita bicara konteks dan kontennya dulu. Sampai saat ini Bu Mega masih melarang kader PDI Perjuangan mengkritisi kebijakan dan menghujat Presiden Jokowi terkait kinerja pemerintahan di luar penyelenggaraan pemilu. Ini karena mandat pemerintahan yang diberikan rakyat kepada PDI Perjuangan menang pemilu legislatif dan mengusung Pak Jokowi baru berakhir pada 20 Oktober 2024. Jadi, kalau ada yang berniat menurunkan Pak Jokowi, PDI Perjuangan akan berada paling depan untuk menghalanginya.

Continue reading “Merespon Pidato Megawati: Kecurangan Pemilu Terlihat Mulai Terjadi Lagi”

Sapa Indonesia Kompas TV: Soal Rencana Pertemuan SBY-Megawati Bukan Hanya Rekonsiliasi Bersifat Pragmatis, Tapi untuk Kepentingan Bangsa ke Depan

Rekonsiliasi antara Ibu Megawati dan Pak SBY menjadi hal yang baik dan terus dibicarakan di media mainstream dan media sosial. Tidak ada sesuatu yang harus dipertemukan seolah-olah rekonsiliasi itu sifatnya pragmatis, karena perlunya kerja sama kedua parpol ini bisa dipertimbangkan secara rasional demi kepentingan bangsa dan negara.

Continue reading “Sapa Indonesia Kompas TV: Soal Rencana Pertemuan SBY-Megawati Bukan Hanya Rekonsiliasi Bersifat Pragmatis, Tapi untuk Kepentingan Bangsa ke Depan”

Kabar Petang TVOne: Cawapres Ganjar Seperti Apa?

Kabar Petang TVOne, Minggu, 25 Juni 2023 bersama Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dan Agita Mahlika: Cawapres Ganjar Seperti Apa?

Terkait pemilihan siapa calon wakil presiden Ganjar Pranowo, kita lihat kondisi subyektif dan kondisi obyektifnya. Kondisi subyektif artinya, cawapres itu harus diterima sesuai dengan tema puncak peringatan Bulan Bung Karno 2023: ‘Kepalkan Tangan Persatuan untuk Indonesia Raya’.

Continue reading “Kabar Petang TVOne: Cawapres Ganjar Seperti Apa?”

Lebih Penting dari Sekadar Sosok Capres…

Kompas Petang, Kompas TV, 30 Desember 2022

Terkait rencana pengumuman calon presiden PDI Perjuangan, timing dan orangnya siapa, sepenuhnya Ibu Mega yang akan menyampaikan ke publik. Lebih penting dari sekadar sosok yakni bagaimana kriteria pemimpin yang memiliki standar minimal threshold ideologis, kriteria sosok tokoh bangsa seperti Presiden Sukarno, Bu Megawati, dan Pak Jokowi.

Continue reading “Lebih Penting dari Sekadar Sosok Capres…”